Partisipasi Tim Massage pada Sosialisasi Olahraga Masyarakat Fortina Kota Medan 2024

Authors

  • Yobel Martua Sihombing Sekolah Tinggi Olahraga & Kesehatan Bina Guna Medan, Indonesia. Author
  • Muhammad Ridho Maulana Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna Medan, Indonesia. Author
  • Franroso Pininggit Simatupang Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna Medan, Indonesia. Author
  • Arman Gea Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna image/svg+xml Author
  • Melisah Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna image/svg+xml Author

DOI:

https://doi.org/10.53905/joska.v2i02.27

Keywords:

massage olahraga, sosialisasi olahraga, kesehatan masyarakat, edukasi kesehatan, partisipasi komunitas

Abstract

Objectives: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya olahraga dan perawatan tubuh melalui partisipasi tim massage dalam program sosialisasi olahraga masyarakat Fortina Kota Medan 2024, serta memberikan edukasi praktis tentang manfaat massage dalam mendukung aktivitas fisik.

Methods: Penelitian ini menggunakan metode partisipatif dengan pendekatan community-based intervention. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap: (1) sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya olahraga dan perawatan tubuh, (2) demonstrasi teknik massage dasar untuk recovery, dan (3) evaluasi dampak kegiatan melalui survei pre-post dan wawancara dengan peserta.

Results: Sebanyak 150 peserta dari berbagai kalangan masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya olahraga sebesar 85% dan kesadaran tentang manfaat massage untuk recovery olahraga meningkat 78%. Tingkat kepuasan peserta mencapai 92% dengan 89% peserta menyatakan akan menerapkan pengetahuan yang diperoleh.

Conclusion: Kegiatan pengabdian masyarakat berhasil meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya olahraga dan perawatan tubuh. Kolaborasi tim massage dengan program olahraga masyarakat terbukti efektif dalam memberikan edukasi komprehensif tentang gaya hidup sehat.

References

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. New York: W.H. Freeman.

Brookfield, S. D. (2017). Becoming a critically reflective teacher (2nd ed.). San Francisco: Jossey-Bass.

Chambers, R. (2017). Whose reality counts? Putting the first last. London: Practical Action Publishing.

Cheung, K., Hume, P., & Maxwell, L. (2003). Delayed onset muscle soreness: treatment strategies and performance factors. Sports Medicine, 33(2), 145–164. https://doi.org/10.2165/00007256-200333020-00005

Dunton, G. F., Do, B., & Wang, S. D. (2020). Early effects of the COVID-19 pandemic on physical activity and sedentary behavior in children living in the U.S. BMC Public Health, 20(1), 1351. https://doi.org/10.1186/s12889-020-09429-3

Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2015). Health behavior: Theory, research, and practice (5th ed.). San Francisco: Jossey-Bass.

Joyce, B., & Weil, M. (2018). Models of teaching (9th ed.). Boston: Pearson.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kemenkes RI.

Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). New Jersey: Pearson Education.

Laverack, G. (2019). Public health: Power, empowerment and professional practice (4th ed.). London: Palgrave Macmillan.

Misener, L., & Mason, D. S. (2006). Creating community networks: Can sporting events offer meaningful sources of social capital? Managing Leisure, 11(1), 39–56. https://doi.org/10.1080/13606710500445676

Piercy, K. L., Troiano, R. P., Ballard, R. M., Carlson, S. A., Fulton, J. E., Galuska, D. A., George, S. M., & Olson, R. D. (2018). The Physical Activity Guidelines for Americans. JAMA, 320(19), 2020–2028. https://doi.org/10.1001/jama.2018.14854

Pambudi, A., & Handayani, P. (2021). Aktivitas fisik masyarakat pada masa pandemi COVID-19: sebuah tinjauan literatur. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(2), 89–97.

Rifkin, S. B. (2014). Examining the links between community participation and health outcomes: a review of the literature. Health Policy and Planning, 29(Suppl 2), ii98–ii106. https://doi.org/10.1093/heapol/czu076

Sari, D. P., & Putri, A. P. (2020). Faktor penghambat partisipasi olahraga masyarakat perkotaan. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 8(1), 12–20.

World Health Organization. (2020). WHO guidelines on physical activity and sedentary behaviour. Geneva: WHO.

Published

2025-03-28

How to Cite

Sihombing, Y. M., Maulana, M. R., Simatupang, F. P., Gea, A., & Melisah, M. (2025). Partisipasi Tim Massage pada Sosialisasi Olahraga Masyarakat Fortina Kota Medan 2024. Joska: Jurnal Isori Kampar, 2(02), 167-173. https://doi.org/10.53905/joska.v2i02.27

Similar Articles

1-10 of 37

You may also start an advanced similarity search for this article.