Dampak Kebijakan Merdeka Belajar terhadap Kualitas Pendidikan: Sebuah Studi Literatur
DOI:
https://doi.org/10.53905/joska.v1i03.12Keywords:
Merdeka Belajar, pendidikan jasmani, kualitas pendidikan, transformasi kurikulum, kompetensi guru, evaluasi pembelajaranAbstract
Objectives: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif dampak implementasi kebijakan Merdeka Belajar terhadap kualitas pendidikan jasmani di Indonesia melalui studi literatur sistematis.
Methods: Metodologi penelitian menggunakan pendekatan systematic review dengan analisis terhadap 90 artikel penelitian, dokumen kebijakan, dan laporan evaluasi yang diterbitkan antara 2020-2024, dengan 9 artikel yang memenuhi kriteria inklusi.
Results: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam lima aspek utama: (1) fleksibilitas kurikulum (73% sekolah melaporkan adaptasi kurikulum), (2) inovasi pembelajaran (68% guru mengembangkan metode baru), (3) pengembangan kompetensi siswa (rata-rata peningkatan 42% dalam capaian pembelajaran), (4) kolaborasi antarpemangku kepentingan (56% peningkatan keterlibatan masyarakat), dan (5) evaluasi pembelajaran berbasis proyek (62% implementasi). Tantangan utama mencakup kesenjangan infrastruktur (38% sekolah), kesiapan guru (45% memerlukan pelatihan lanjutan), dan standardisasi evaluasi (52% sekolah mengalami kesulitan).
Conclusion: Kesimpulannya, kebijakan Merdeka Belajar memberikan dampak positif substansial terhadap transformasi pendidikan jasmani, dengan rekomendasi untuk penguatan sistem pendukung dan pengembangan profesional berkelanjutan.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Herli Pardilla, Rama Wati, Agnes Monica Hutahaean, Rifaldo Patriot Simbolon, David Christiano Bangun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

