Pengabdian Atlet Kabaddi pada PON SUMUT 2024 sebagai Agen Perubahan: Implementasi Program Pengabdian Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.53905/Keywords:
atlet kabaddi, pengabdian masyarakat, PON 2024, agen perubahan, pengembangan olahragaAbstract
Objectives: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh atlet kabaddi Sumatera Utara pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 sebagai bentuk kontribusi sosial dan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap olahraga kabaddi.
Methods: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan atlet, pelatih, dan masyarakat sasaran, serta dokumentasi kegiatan pengabdian. Data dikumpulkan dari September 2024 hingga Januari 2025 di wilayah Sumatera Utara.
Results: Program pengabdian berhasil menjangkau 15 sekolah dan 3 komunitas olahraga dengan total 450 peserta. Terjadi peningkatan pengetahuan tentang olahraga kabaddi sebesar 78% dan peningkatan minat berolahraga di kalangan remaja sebesar 65%. Program juga berhasil membangun 5 kelompok kabaddi komunitas baru.
Conclusion: Atlet kabaddi PON Sumut 2024 berhasil berperan sebagai agen perubahan melalui program pengabdian yang terstruktur, memberikan dampak positif pada pengembangan olahraga grassroot dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya aktivitas fisik.
References
Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Statistik olahraga masyarakat Indonesia 2023. Jakarta: BPS RI.
Creswell, J. W., & Guetterman, T. C. (2021). Educational research: Planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research (6th ed.). New York: Pearson.
Dispora Sumut. (2023). Laporan tahunan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara 2023. Medan: Dispora Sumut.
Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI). (2024). Laporan perkembangan kabaddi Indonesia 2024. Jakarta: Pengurus Pusat FOKSI.
Goetsch, D. L., & Davis, S. B. (2014). Quality management for organizational excellence: Introduction to total quality (7th ed.). Upper Saddle River, NJ: Pearson.
Hendrawan, A., Prasetyo, H., & Siregar, R. (2023). Pengembangan olahraga baru di Indonesia: Studi kasus cabang kabaddi. Jurnal Olahraga dan Prestasi, 19(2), 101–115. https://doi.org/10.21009/jop.192.101
Herlina, S., Simanjuntak, A., & Lubis, F. (2024). Athlete as change agent in community service program: Case study from North Sumatera. Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga, 6(1), 55–70.
Kim, J., Walker, M., & Drane, D. (2021). The impact of community-based sport development programs: Evidence from emerging sports. Sport Management Review, 24(5), 745–758. https://doi.org/10.1016/j.smr.2020.08.003
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora). (2024). Pekan Olahraga Nasional XXI Aceh-Sumatera Utara: Laporan penyelenggaraan. Jakarta: Kemenpora RI.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut. (2023). Laporan evaluasi pembinaan olahraga Provinsi Sumatera Utara 2023. Medan: KONI Sumut.
Nicholson, M., & Hoye, R. (2008). Sport and social capital. Oxford: Butterworth-Heinemann.
Putra, Y. P., & Suryadi, R. (2022). Strategi pemberdayaan olahraga komunitas berbasis partisipasi masyarakat. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 10(1), 25–36. https://doi.org/10.15294/jik.v10i1.35351
Rahmadani, I. (2022). Digital engagement strategy in promoting community-based sports. Jurnal Media Olahraga, 14(3), 221–234.
Supriyanto, D. (2022). Efektivitas sosialisasi berbasis digital dalam meningkatkan partisipasi olahraga masyarakat. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 11(2), 87–99. https://doi.org/10.21009/jpjo.112.87
Downloads
Published
Issue
Section
Categories
License
Copyright (c) 2025 M. Ghozali Aufathul Akbar, M. Zaka Gamara Ginting

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

