Partisipasi Kepanitiaan Test Pengukuran Koordinasi Mata dan Tangan pada Seleksi Calon Atlet SMP Se-Kota Medan 2025

Authors

  • Dewi Maya Sary Sekolah Tinggi Olahraga & Kesehatan Bina Guna Medan, Indonesia. Author
  • Rizky Purnama Sirait Sekolah Tinggi Olahraga & Kesehatan Bina Guna Medan, Indonesia. Author
  • Tama Anugrah Sekolah Tinggi Olahraga & Kesehatan Bina Guna Medan, Indonesia. Author
  • Syifa Ainun Sekolah Tinggi Olahraga & Kesehatan Bina Guna Medan, Indonesia. Author
  • Angga Radja Sihombing Sekolah Tinggi Olahraga & Kesehatan Bina Guna Medan, Indonesia. Author
  • Esrauli Lumbantobing Sekolah Tinggi Olahraga & Kesehatan Bina Guna Medan, Indonesia. Author
  • Fadya Afarin Sekolah Tinggi Olahraga & Kesehatan Bina Guna Medan, Indonesia. Author

DOI:

https://doi.org/10.53905/joska.v2i02.25

Keywords:

koordinasi mata-tangan, seleksi atlet, pembinaan olahraga, pengabdian masyarakat, SMP Medan

Abstract

Objectives: Melaksanakan pengabdian masyarakat melalui partisipasi kepanitiaan dalam test pengukuran koordinasi mata dan tangan pada seleksi calon atlet SMP se-Kota Medan 2025 untuk mendukung identifikasi dan pembinaan bakat olahraga usia dini di tingkat sekolah menengah pertama.

Methods: Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui keterlibatan langsung sebagai panitia penyelenggara. Metode yang digunakan meliputi koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Medan, persiapan instrumen pengukuran koordinasi mata-tangan, pelaksanaan tes seleksi, dan evaluasi hasil. Pengukuran koordinasi mata-tangan menggunakan standar tes yang telah tervalidasi dengan melibatkan 150 siswa SMP dari 25 sekolah di Kota Medan.

Results: Kegiatan berhasil mengidentifikasi 45 siswa dengan koordinasi mata-tangan kategori sangat baik (30%), 67 siswa kategori baik (44.7%), dan 38 siswa kategori cukup (25.3%). Program ini juga meningkatkan kesadaran sekolah terhadap pentingnya pembinaan bakat olahraga sejak dini dan menghasilkan database calon atlet potensial untuk pengembangan olahraga Kota Medan. Conclusion: Partisipasi kepanitiaan dalam seleksi calon atlet SMP memberikan kontribusi positif dalam identifikasi bakat olahraga usia dini. Kegiatan ini mendukung pengembangan sistem pembinaan olahraga yang terstruktur dan berkelanjutan di tingkat pendidikan menengah pertama.

References

Bailey, R., Collins, D., Ford, P., MacNamara, Á., Toms, M., & Pearce, G. (2013). Participant development in sport: An academic review. Sports Coach UK.

Chambers, R. (1994). Participatory Rural Appraisal (PRA): Challenges, potentials and paradigm. World Development, 22(10), 1437–1454. https://doi.org/10.1016/0305-750X(94)90030-2

Gallahue, D. L., Ozmun, J. C., & Goodway, J. D. (2020). Understanding Motor Development: Infants, Children, Adolescents, Adults. McGraw-Hill.

Haywood, K. M., & Getchell, N. (2020). Life Span Motor Development. Human Kinetics.

Henderson, S. E., & Sugden, D. A. (2007). Movement Assessment Battery for Children. Pearson.

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. (2024). Laporan Tahunan Pembinaan Olahraga Prestasi Nasional. Jakarta: Kemenpora.

Lounsbery, M. A. F., & McKenzie, T. L. (2015). Physically literate teachers and students: Shaping America’s future. Journal of Physical Education, Recreation & Dance, 86(1), 23–29. https://doi.org/10.1080/07303084.2015.977145

Malina, R. M., Rogol, A. D., Cumming, S. P., Coelho e Silva, M. J., & Figueiredo, A. J. (2019). Talent identification and development in sport: An international perspective. Sports Medicine, 49(9), 1303–1324. https://doi.org/10.1007/s40279-019-01119-8

Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2017). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.

Nasution, R., & Simanjuntak, M. (2022). Sistem pembinaan olahraga prestasi di sekolah: Tantangan dan peluang di Sumatera Utara. Jurnal Ilmu Keolahragaan Indonesia, 6(2), 45–57. https://doi.org/10.26740/jiki.v6n2.p45-57

Payne, V. G., & Isaacs, L. D. (2017). Human Motor Development: A Lifespan Approach. Routledge.

Pretty, J. N. (1995). Participatory learning for sustainable agriculture. World Development, 23(8), 1247–1263. https://doi.org/10.1016/0305-750X(95)00046-F

Raab, M., Bar-Eli, M., Plessner, H., & Araújo, D. (2020). Handbook of Embodied Cognition and Sport Psychology. MIT Press.

Vaeyens, R., Lenoir, M., Williams, A. M., & Philippaerts, R. (2008). Talent identification and development programmes in sport: Current models and future directions. Sports Medicine, 38(9), 703–714. https://doi.org/10.2165/00007256-200838090-00001

Weiss, M. R., & Williams, L. (2004). The why of youth sport involvement: A developmental perspective on motivational processes. In M. R. Weiss (Ed.), Developmental sport and exercise psychology: A lifespan perspective (pp. 223–268). Fitness Information Technology.

Williams, A. M., & Reilly, T. (2000). Talent identification and development in soccer. Journal of Sports Sciences, 18(9), 657–667. https://doi.org/10.1080/02640410050120041

Downloads

Published

2025-07-28

How to Cite

Sary, D. M., Sirait, R. P., Anugrah, T., Ainun, S., Sihombing, A. R., Lumbantobing, E., & Afarin, F. (2025). Partisipasi Kepanitiaan Test Pengukuran Koordinasi Mata dan Tangan pada Seleksi Calon Atlet SMP Se-Kota Medan 2025. Joska: Jurnal Isori Kampar, 2(02), 154-160. https://doi.org/10.53905/joska.v2i02.25

Similar Articles

1-10 of 55

You may also start an advanced similarity search for this article.