Penguatan Identitas Budaya dan Nasionalisme Melalui Lomba Olahraga Tradisional pada Peringatan HUT RI 2025 Di SD AL ITTIHADIYAH Laut Dendang
DOI:
https://doi.org/10.53905/joska.v3i01.08Keywords:
nasionalisme, identitas budaya, olahraga tradisional, pendidikan karakter, HUT RIAbstract
Objectives: Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 pada tahun 2025 merupakan momentum strategis untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan memperkuat identitas budaya bangsa, khususnya di kalangan generasi muda. SD AL ITTIHADIYAH Laut Dendang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menyelenggarakan program pengabdian masyarakat berbasis lomba olahraga tradisional sebagai upaya pelestarian budaya dan penanaman nilai-nilai kebangsaan. Kegiatan ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya warisan budaya bangsa; (2) menumbuhkan sikap nasionalisme melalui partisipasi aktif dalam kegiatan peringatan kemerdekaan; dan (3) melestarikan permainan tradisional Indonesia sebagai bagian dari identitas budaya lokal. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan permainan tradisional, kompetisi antar kelas, dan refleksi nilai budaya melalui diskusi kelompok.
Methods: Metode pelaksanaan meliputi pelatihan permainan tradisional, kompetisi antar kelas, dan refleksi nilai budaya melalui diskusi kelompok. Kegiatan diikuti oleh 245 siswa kelas I-VI dengan tingkat partisipasi mencapai 98%. Results: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang permainan tradisional sebesar 76% (dari pre-test ke post-test), serta peningkatan sikap apresiasi terhadap budaya lokal sebesar 82% berdasarkan observasi dan angket kepuasan.
Conclusion: Dampak kegiatan mencakup penguatan karakter siswa, peningkatan kohesivitas sosial antarwarga sekolah, serta terciptanya kesadaran kolektif tentang pentingnya pelestarian budaya di era digital. Program ini direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat sekitar dan stakeholder terkait.
References
Andriani, T. (2012). Permainan tradisional dalam membentuk karakter anak usia dini. Jurnal Sosial Budaya, 9(1), 121-136.
Banks, J. A. (2008). Diversity, group identity, and citizenship education in a global age. Educational Researcher, 37(3), 129-139. https://doi.org/10.3102/0013189X08317501
Dharmamulya, S. (2008). Permainan tradisional Jawa. Kepel Press.
Kurniati, E. (2016). Permainan tradisional dan perannya dalam mengembangkan keterampilan sosial anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 183-198.
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Nur, H. (2013). Membangun karakter anak melalui permainan anak tradisional. Jurnal Pendidikan Karakter, 3(1), 87-94.
Smith, A. D. (2013). Nationalism and modernism: A critical survey of recent theories of nations and nationalism. Routledge.
Supriatna, N. (2016). Ecopedagogy dan green curriculum dalam pendidikan sejarah. HISTORIA: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah, 17(1), 1-15.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Downloads
Published
Issue
Section
Categories
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Fahrezi Harahap, Satria Solala Gulo, Elta Sarif Gulo, Yesiati Zalukhu, Muhammad Naufal Ramadhan, Deddy Putrawan Laia (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

