Partisipasi Tes dan Pengukuran Identifikasi Bakat Atlet Badminton Dispora Kota Medan 2025

Authors

  • Ricky Ariya Sitepu Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna Medan, Indonesia. Author
  • Ridho Rizqiansyah Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna Medan, Indonesia. Author
  • Fuad Diansyah Nst Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna Medan, Indonesia. Author
  • Patrick Willyam M Butar Butar Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna Medan, Indonesia. Author
  • Fajar Rahmansyah Sinurat Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna Medan, Indonesia. Author

DOI:

https://doi.org/10.53905/joska.v2i03.46

Keywords:

identifikasi bakat, badminton, tes fisik, atlet usia dini, Dispora Medan, parameter fisik PBSI

Abstract

Objectives: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan tes dan pengukuran identifikasi bakat atlet badminton usia dini melalui program kemitraan dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan, serta memberikan data objektif mengenai potensi bakat atlet sebagai dasar pembinaan berkelanjutan.

Methods: Kegiatan dilaksanakan di Kota Medan dengan melibatkan 40 atlet badminton usia 10-14 tahun menggunakan metode tes dan pengukuran yang mencakup: (1) tes antropometri (tinggi badan, berat badan, tinggi duduk, rentang lengan), (2) tes fisik sesuai 6 Parameter Fisik Nasional PBSI (VO2Max, court agility, vertical jump, skipping rope, sit up, push up), dan (3) tes keterampilan teknik dasar badminton. Data dianalisis menggunakan T-score untuk mengkategorikan tingkat keberbakatan.

Results: Hasil menunjukkan bahwa dari 40 atlet yang diukur, 5 atlet (12,5%) masuk kategori sangat berbakat, 18 atlet (45%) kategori berbakat, 12 atlet (30%) cukup berbakat, dan 5 atlet (12,5%) kurang berbakat. Komponen VO2Max menunjukkan rata-rata kategori "baik" dengan bobot penilaian tertinggi (40%), sedangkan court agility dan koordinasi berada pada kategori "cukup".

Conclusion: Program identifikasi bakat ini memberikan manfaat signifikan bagi Dispora Kota Medan dalam mendeteksi atlet potensial secara objektif dan ilmiah, serta menjadi dasar perencanaan pembinaan atlet jangka panjang yang terstruktur.

References

Christiantini, Pradipta, S., & Kusumandari, M. E. (2024). Pengembangan model tes identifikasi bakat olahraga bulutangkis usia di bawah 13 tahun. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 8(1), 45-62.

Dwiputra, A., & Firmansyah, F. (2022). Identifikasi bakat atlet pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate Simalungun. Jurnal Keolahragaan, 6(1), 32-45. https://doi.org/10.24114/ko.v6i1.32382

Ferdiansyah, R., Suryanto, H., & Kusuma, I. W. (2024). Identifikasi bakat menggunakan metode sport search pada cabang olahraga atletik nomor tolak peluru. JIMU: Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 3(01), 11-25. https://doi.org/10.70294/jimu.v3i01.484

Gunawan, K., Yuda, I. K., & Suwitra, I. M. (2022). Survei komponen fisik peserta tes atletik kids siswa putra SD/MI di Kota Malang. Jurnal Keolahragaan, 10(2), 175-185.

Handoko, S., & Purwanto, E. (2023). Latihan three corner drill dan Illinois agility run dapat mempengaruhi kelincahan atlet badminton pusat latihan Kota Malang. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, 8(3), 201-215.

Husnul, A., & Rahman, M. F. (2025). Edukasi instrumen tes identifikasi bakat usia dini pada mahasiswa FIKK UNM. Jurnal Pendidikan Fisik dan Kesehatan, 5(2), 78-95.

Kemenpora RI. (2020). Panduan identifikasi dan pengembangan bakat olahraga di daerah. Direktorat Jenderal Olahraga, Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Khoriatun, S., & Santoso, D. B. (2023). Identifikasi bakat olahraga pada siswa sekolah menengah pertama se-Kabupaten Boyolali. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, 9(1), 112-128.

Komariyah, N., Sari, D. K., & Wijaya, F. (2024). Sosialisasi tes identifikasi bakat atlet senam artistik kepada para pelatih dan guru pendidikan jasmani. Jurnal Laksana Olahraga, 10(2), 89-105.

Kurniawan, A., Nugroho, H., & Tjipto, T. (2018). Identifikasi bakat cabang olahraga dengan metode sport search pada ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 16 Kota Jambi. Jurnal Olahraga Prestasi, 14(1), 34-49. https://doi.org/10.21831/jorpres.v14i1.19980

Lee, C. W., & Thompson, R. A. (2025). A systematic review of female badminton talent identification. Sports and Kinetics, 41(2), 156-172.

Marantika, D. S., & Wijaya, P. (2024). Identifikasi bakat istimewa panahan di Kabupaten Sleman. Jurnal Olahraga Prestasi, 14(3), 201-216.

Nasrulloh, A., Yulianto, A., & Riyanto, M. (2024). Identifikasi bakat olahraga berbasis WEB pada siswa Sekolah Dasar Negeri Teluk Dalam 3. Jurnal Penjasorkes Indonesia, 3(2), 45-62. https://doi.org/10.24114/jpsi.v3i2.57854

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia. (2014). PBSI terapkan program enam parameter fisik nasional. Berita PBSI Online. https://pbsi.id/2014/11/03/pbsi-terapkan-program-enam-parameter-fisik-nasional/

Purnomo, B., & Supriyanto, A. (2023). Analisis kondisi fisik atlet POMNAS cabang olahraga bulutangkis Maluku Utara tahun 2019. Jurnal Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, 8(2), 134-148.

Putri, A. N., Santoso, D. B., & Hermanto. (2023). Pengembangan tes instrumen identifikasi bakat bola basket untuk anak usia dini. Jurnal Olahraga Sains, 22(1), 78-95.

Ramadan, G., & Setiawan, I. (2022). Level kemampuan fisik atlet PB. Bat (Badminton Academy Training) Under 15 tahun Kota Malang. Jurnal Kependidikan Jasmani, 10(1), 89-104.

Riyanto, A., & Hermawan, P. (2024). Identifikasi bakat olahraga berdasarkan potensi wilayah di SDN 3 Teluk Dalam Banjarmasin. Jurnal Pendidikan Olahraga Indonesia, 2(1), 56-71. https://doi.org/10.62407/jpoi.v2i1.510

Sutisna, A., Masduki, M., & Widodo, W. (2021). Instrumen tes kebugaran jasmani untuk anak usia 10-12 tahun. Jurnal Spor Asa Intika, 7(2), 123-139.

Sutriyono, S., & Hariyanto, E. (2023). Peningkatan hasil tes fisik atlet Porprov Kota Surakarta tahun 2016 dan 2017. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Jasmani, 5(1), 45-61.

Sutrisna, W. (2022). Identifikasi bakat olahraga bulutangkis. Jurnal Keolahragaan Unimed, 20(2), 110-128. https://doi.org/10.24114/ko.v20i2.65268

Taufik, A., & Susanto, A. (2024). Survei tingkat kebugaran atlet ISSI (Ikatan Sport Sepeda Indonesia) Kotabaru. Jurnal Pendidikan Olahraga, 13(2), 167-182.

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005. (2005). Sistem keolahragaan nasional. Presiden Republik Indonesia.

Valentino, R., & Suryono, B. (2021). Profil hemoglobin (Hb) atlet beladiri seleksi pra PON. Jurnal Jendela Olahraga, 6(2), 201-215.

Published

2025-11-28

How to Cite

Sitepu, R. A., Rizqiansyah, R., Nst, F. D., Butar Butar, P. W. M., & Sinurat, F. R. (2025). Partisipasi Tes dan Pengukuran Identifikasi Bakat Atlet Badminton Dispora Kota Medan 2025. Joska: Jurnal Isori Kampar, 2(03), 304-308. https://doi.org/10.53905/joska.v2i03.46

Similar Articles

1-10 of 54

You may also start an advanced similarity search for this article.